Senin, 26 Oktober 2015

Memanfaatkan Virtual Access Point Perangkat Mikrotik2

Memanfaatkan Virtual Access Point Perangkat Mikrotik2
Melanjutkan proses memanfaatkan Virtual Access Point di Perangkat Mikrotik yang telah dibahas sebagian langkah-langkahnya pada edisi sebelumnya, berikut adalah langkah-langkah yang harus dilakukan untuk menuntaskan proses virtualisasi dari sebuah Access Point tersebut. Pastikan anda sudah melakukan ketujuh langkah sebelumnya.

8. Membuat Interface Virtual Access Point (Virtual AP)
Caranya klik Interface > tekan tanda (+) > VirtualAP, lalu tampil interface baru dengan nama wlan3. Double klik pada interface wlan3 > di tab Wireless, kita atur sebagai berikut:
  • SSID: wifi-dudi
  • Master Interface: wlan1
  • Security Profile: pass_dudi
  • Lalu ceklis: Default Authenticate & Default Forward
Daftarkan Interface wlan3 ke “bridge-wifi”, caranya di Bridge > Ports > tekan (+) > daftarkan interface wlan3 grup “bridge-wifi”
Gambar  10. Wlan3 Anggota bridge-wifi

9. Tes melalu OS kita, misal di OS Windows
Konek Wifi dengan OS Windows dengan nama ssid wireless terpilih “wf-dudi”
Lalu Masukkan password pada SSID “wf-dudi”
Lalu IP yang di dapat adalah 192.168.6.112 (IP DHCP yang telah kita buat)
Jika terkoneksi kita sudah bisa menggunakan fasilitas internet melalui browser
Gambar 10. Tes koneksi wireless pada komputer client dengan VAP

10. Membuat Interface Virtual Access Point (Virtual AP) dengan IP Address Lain
 Caranya klik Interface > tekan tanda (+) > VirtualAP, lalu tampil interface baru dengan nama wlan2. Double klik pada interface wlan2 > di tab Wireless, kita atur sebagai berikut:
SSID: wifi-yadi
Master Interface: wlan1
Security Profile: pass_yadi
Gambar 11. Buat interface Virtual AP

11. Buat IP Address untuk inteface wlan2
Caranya klik IP > Addresses, kita atur sebagai berikut:
Address: 192.168.100.1/24    
Network: 192.168.100.0
Interface: wlan2
Gambar 12.  Buat IP Address pada wlan2

12. Buat IP DHCP Server untuk wlan2
Caranya klik IP > DHCP Server > DHCP Setup. Menggunakan wizard setup DHCP dengan konfiguras sebagai berikut:
DHCP Server Interface: wlan2 > DHCP Address Space: 192.168.100.0/24 > Gateway for DHCP Network: 192.168.100.1 > Addressess to Give Out:192.168.100.50-192.168.100.100 > DNS Servers: 192.168.6.1 & 8.8.8.8 > Lease Time:3d 00:00:00

13. Tes Melalui OS yang Anda Punya
Konek Wifi dengan OS Windows dengan nama ssid wireless terpilih “wf-yadi”
Lalu Masukkan password pada SSID “wf-yadi”
Lalu IP yang di dapat adalah 192.168.100.100 (IP DHCP yang telah kita buat)
Jika terkoneksi kita sudah bisa menggunakan fasilitas internet melalui browser
Gambar 14. Tes koneksi wireless pada komputer client dengan VAP

14. Melihat IP Address dan MAC Address terkoneksi ke perangkat Mikrotik
Caranya klik Wireless > Registration
Gambar 15. Daftar wireless komputer klien melalui wireless Mikrotik

15. Menolak IP Address tertentu untuk masuk ke Wireless pada perangkat Mikrotik kita
Caranya klik Wireless > Registration, lalu klik kanan mouse salah satu daftar wireless yang terkoneksi pada perangkat Mikrotik kita dan pilih “Copy to Access List”
Gambar 16. Pindahkan daftar Mac Address terkoneksi wireless ke Access List
Pada tab Access List, Double klik pada daftar Wireless tersebut, lalu hilangkan tanda ceklis pada Authentication & Forwarding dan OK.  Dengan menghilangkan tanda ceklis tersebut, Komputer klien dan Handphone rekan kita yang sebelumnya dapat menggunakan fasilitas Wireless yang kita bangun sudah tidak bisa menggunakan kembali alias diblokir untuk mengakses perangkat Wireless kita.

16. Satu interface wireless Mikrotik menjadi 3 atau lebih interface wireless dengan menggunakan Virtual Access Point. Seperti tampak Gambar dibawah ini
 
Demikian tutorial singkat dalam memanfaatkan Virtual Access Point di perangkat Wireless Mikrotik kita. Masih banyak fitur pada perangkat Mikrotik yang dapat kita gunakan dalam membangun infrastruktur jaringan yang handal. Akhir kata Selamat Mencoba.

0 komentar:

Posting Komentar