Senin, 14 Desember 2015

Pelatihan Pengelola LPK Bersama Kementerian Ketenagakerjaan RI

Pelatihan Pengelola LPK Bersama Kementerian Ketenagakerjaan RI

Bersama dengan 60 Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Swasta lainnya dari seluruh Indonesia, LP3 STTNurul Fikri terpilih untuk mengikuti pelatihan khusus bagi pengelolanya saja. Hal ini sebagai wujud kepedulian pemerintah dalam rangka mempersiapkan Pengelola LPK-LPK Swasta dari seluruh Indonesia bagaimana menghadapi era pasar bebas Asean (MEA) yang sudah di depan mata. Intinya, penyelenggaraan pelatihan kerja di LPK haruslah mengarah kepada untuk membekali, meningkatkan dan mengembangkan kompetensi kerja para peserta pelatihan. 
Guna tercapainya tujuan pelatihan kerja khususnya dalam meningkatkan kemampuan, produktivitas dan kesejahteraan, maka pelaksanaan pelatihan kerja harus memperhatikan kebutuhan pasar kerja dan dunia usaha yang penyelenggaraannya berdasarkan program pelatihan yang mengacu kepada standar kompetensi kerja serta dapat dilakukan secara berjenjang, sesuai UU 13 tahun 2003. 
Dirjen Binalattas Bapak Drs. Muhammad Zuhri, M.Si dalam kata sambutannya kembali mengingatkan para peserta pelatihan, bahwa “pelatihan yang dibiayai oleh pemerintah ini salah satu tujuannya adalah agar pengelola LPK-LPK Swasta dari seluruh Indonesia bisa konsisten dan memiliki komitmen yang kuat dalam menyelenggarakan pelatihan di lembaganya masing-masing untuk senantiasa berorientasi pada Standard Kompetensi Nasional Indonesia (SKKNI) yang sudah ditetapkan Pemerintah. Dengan SKKNI tersebut, maka Indonesia diharapkan memiliki standard yang baku bagi setiap tenaga kerjanya.

Dengan memiliki standard yang baku ini, maka tenaga kerja asing yang akan masuk ke Indonesia - mereka juga harus menyesuaikan dengan Kompetensi Kerja yang dibutuhkan oleh dunia usaha dan dunia industri di Indonesia. Jadi SKKNI ini bisa dijadikan alat filtrasi atau penyaringan bagi tenaga kerja asing yang akan bekerja di Indonesia… (mgs)



0 komentar:

Posting Komentar